Cintamu, senjata
lengkap dengan lensa bidik. Dan peluru kaliber delapan . Sedangkan kau juga pemilik lahan
berhektar-hektar
Jika aku
tertembus pelurumu. Lantas kau benamkan tubuhku. Dimanapun kau suka untuk onggokan
jasadku yang tlah mati.
Tanpa ditahu, di luas petak sebelah mana aku kau
kuburkan
Aku hanya akan
meninggalkan sepetak kecil. Tempatku, menandai nisanku sendiri
Cintamu tak perlu
kualangkahkan. Seperti hujan pelenyap mendung. Atau api melahap kayu, yang
begitu sederhana
Karena aku hanya
akan mati
Sebab cintamu.
Cintamu, senjata
lengkap dengan lensa bidik. Dan peluru berkekuatan delapan . Sedangkan kau juga
pemilik lahan berhektar-hektar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar